LPH Hidayatullah

Tak Hanya Makanan, Barang Gunaan Juga Memiliki Kewajiban Sertifikasi Halal

Ketika berbicara tentang sertifikasi halal, masyarakat umumnya langsung mengaitkannya dengan makanan dan minuman. Padahal, cakupan produk halal jauh lebih luas. Dalam penyelenggaraan jaminan produk halal di Indonesia, terdapat pula kategori barang gunaan, yaitu berbagai produk yang digunakan atau dimanfaatkan oleh masyarakat dan memiliki potensi bersinggungan dengan bahan yang perlu dipastikan kehalalannya.

Barang gunaan menjadi salah satu kategori yang penting untuk diperhatikan oleh pelaku usaha. Sebab, status halal suatu produk tidak hanya berkaitan dengan apa yang dikonsumsi, tetapi juga bahan yang digunakan dalam produk serta proses pembuatannya.

Apa yang Dimaksud Barang Gunaan?

Secara sederhana, barang gunaan adalah produk yang digunakan atau dimanfaatkan oleh manusia dalam kehidupan sehari-hari. Produk tersebut dapat berupa barang yang digunakan pada tubuh, dikenakan, maupun digunakan untuk kebutuhan tertentu.

Beberapa jenis barang gunaan yang perlu diperhatikan antara lain:

  1. Kosmetik dan produk perawatan tubuh

Produk seperti kosmetik, skincare, sabun, sampo, parfum, deodorant, hingga produk perawatan tubuh lainnya dapat termasuk dalam kategori yang perlu diperhatikan aspek kehalalannya. Titik kritisnya antara lain dapat berasal dari bahan turunan hewan, alkohol atau bahan kimia tertentu, serta bahan tambahan lainnya.

  1. Produk kulit dan turunannya

Barang yang menggunakan kulit atau bahan turunan hewan juga perlu mendapat perhatian. Misalnya sepatu, tas, dompet, ikat pinggang, jaket, sarung tangan, hingga produk berbahan kulit lainnya. Sumber kulit dan proses pengolahannya menjadi salah satu aspek penting dalam menentukan status kehalalannya.

  1. Pakaian dan produk tekstil tertentu

Tidak semua bahan pakaian otomatis bermasalah. Namun, beberapa produk tekstil dapat menggunakan bahan tambahan atau komponen tertentu yang bersumber dari hewan. Karena itu, bahan dan proses produksinya perlu diperhatikan apabila masuk dalam kategori yang diwajibkan.

  1. Produk kebersihan dan kebutuhan rumah tangga

Barang seperti deterjen, pembersih, tisu tertentu, serta produk kebersihan lainnya juga dapat memiliki titik kritis dari bahan yang digunakan dalam proses produksi.

  1. Produk kesehatan dan kebutuhan tertentu

Sejumlah barang yang digunakan untuk kebutuhan kesehatan dan perawatan tubuh juga dapat memiliki bahan yang perlu dipastikan asal-usul dan kehalalannya.

Mengapa Barang Gunaan Perlu Disertifikasi?

Kehalalan sebuah produk tidak hanya ditentukan dari nama atau bentuk barangnya. Bahan baku, bahan tambahan, proses produksi, fasilitas produksi, hingga penanganan produk menjadi bagian yang perlu diperhatikan.

Sebagai contoh, sebuah produk yang terlihat sederhana bisa saja menggunakan bahan turunan hewan pada salah satu komponennya. Apabila sumber bahan tersebut tidak jelas atau prosesnya tidak memenuhi ketentuan halal, maka diperlukan pemeriksaan lebih lanjut.

Inilah pentingnya sertifikasi halal. Sertifikasi memberikan kepastian kepada konsumen sekaligus meningkatkan kepercayaan terhadap produk yang dipasarkan.

Bagi pelaku usaha, pemahaman mengenai kategori barang gunaan juga penting agar tidak hanya berfokus pada produk makanan dan minuman. Produk nonpangan yang masuk dalam cakupan kewajiban sertifikasi halal juga perlu dipersiapkan sesuai ketentuan yang berlaku.

Jangan Salah Mengartikan Barang Gunaan

Perlu dipahami bahwa tidak semua barang yang digunakan sehari-hari secara otomatis memiliki kewajiban sertifikasi halal pada waktu yang sama. Ketentuan mengenai produk yang wajib bersertifikat halal memiliki pengaturan dan tahapan pemberlakuan tersendiri.

Karena itu, pelaku usaha perlu memastikan kategori produknya, bahan yang digunakan, serta ketentuan kewajiban sertifikasi halal yang berlaku bagi produknya.

LPH Hidayatullah hadir untuk membantu pelaku usaha memahami proses pemeriksaan dan sertifikasi halal, termasuk bagi produk yang memiliki titik kritis dari sisi bahan maupun proses produksinya.

Jadi, sertifikasi halal bukan hanya tentang memastikan makanan yang kita konsumsi halal. Barang yang kita gunakan sehari-hari pun perlu diperhatikan kehalalannya. Lalu, apakah produk usaha Anda termasuk dalam kategori barang gunaan yang perlu disertifikasi halal?

Ā 

 

Ditulis Oleh Ubaidillah Navis

Scroll to Top