LPH Hidayatullah

Titik Kritis Halal Produk Tahu, Sederhana Bahannya Namun Tetap Perlu Diawasi

Tahu merupakan salah satu pangan olahan berbahan dasar kedelai yang sangat populer di Indonesia. Produk ini banyak dikonsumsi oleh berbagai kalangan karena kaya protein, mudah diolah, dan dapat ditemukan hampir di seluruh daerah. Meski dikenal sebagai produk nabati dengan bahan yang relatif sederhana, tahu tetap memiliki sejumlah titik kritis halal yang perlu diperhatikan dalam proses produksinya.

Salah satu titik kritis utama pada pembuatan tahu terletak pada bahan penggumpal (koagulan) yang digunakan untuk memisahkan sari kedelai menjadi padatan tahu. Beberapa jenis koagulan yang umum digunakan antara lain kalsium sulfat, magnesium klorida, atau bahan lain yang harus dipastikan berasal dari sumber yang halal dan aman digunakan dalam pangan. Pelaku usaha perlu memiliki informasi yang jelas mengenai asal-usul bahan tersebut sebagai bagian dari pemenuhan persyaratan halal.

Selain bahan penggumpal, kebersihan sarana produksi juga menjadi aspek penting yang perlu diperhatikan. Tangki perebusan, alat penyaringan, cetakan, hingga wadah penyimpanan harus terjaga kebersihannya dan tidak digunakan secara bergantian dengan produk yang mengandung bahan non halal. Pengendalian proses ini menjadi bagian penting dalam menjaga integritas halal produk.

Pada produk tahu yang telah mengalami pengolahan lanjutan, seperti tahu bakso, tahu isi, tahu crispy, atau tahu berbumbu, titik kritis halal dapat bertambah karena adanya penggunaan bahan tambahan. Bumbu, penyedap rasa, tepung pelapis, saus, maupun bahan isian harus dipastikan memiliki status halal yang jelas dan didukung oleh dokumen yang memadai.

LPH Hidayatullah mengingatkan bahwa jaminan halal tidak hanya ditentukan oleh bahan utama yang digunakan, tetapi juga oleh seluruh rangkaian proses produksi dan bahan pendukung yang terlibat. Oleh karena itu, pelaku usaha perlu memahami setiap titik kritis yang ada agar produk yang dihasilkan benar-benar memenuhi ketentuan halal.

Dengan pengelolaan bahan dan proses yang baik, produk tahu tidak hanya menjadi sumber pangan bergizi bagi masyarakat, tetapi juga mampu memberikan ketenangan bagi konsumen muslim yang semakin memperhatikan aspek kehalalan dalam memilih produk konsumsi sehari-hari.

 

 

Ditulis Oleh Ubaidillah Navis (Ketua Divisi Media LPH Hidayatullah)

Scroll to Top