LPH Hidayatullah

LP3H Hidayatullah Perkuat Sinergi dengan STIE Hidayatullah untuk Pengembangan Ekosistem Halal

Depok – Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H) Hidayatullah terus memperluas kolaborasi strategis dalam mendukung penguatan ekosistem halal di Indonesia. Salah satu langkah nyata tersebut diwujudkan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan STIE Hidayatullah yang berlangsung di Kampus STIE Hidayatullah, Depok. Sinergi ini diharapkan mampu memperkuat peran dunia pendidikan dalam mencetak sumber daya manusia yang memiliki kompetensi di bidang halal sekaligus mendorong implementasi Jaminan Produk Halal (JPH) secara lebih luas.

Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan oleh Ketua LP3H Hidayatullah, Muhammad Faisal, bersama Wakil Ketua III STIE Hidayatullah, Rasfiuddin Sabaruddin, M.IRK. Kesepakatan ini menjadi awal dari kolaborasi yang mencakup berbagai bidang, mulai dari pendidikan, penelitian, pelatihan, pengabdian kepada masyarakat, hingga pengembangan program-program yang mendukung penguatan ekosistem halal nasional.

Ketua LP3H Hidayatullah, Muhammad Faisal, menyambut baik terjalinnya kerja sama tersebut sebagai langkah strategis dalam memperluas kolaborasi dengan dunia pendidikan. Menurutnya, sinergi antara lembaga pendamping halal dan perguruan tinggi menjadi salah satu kunci dalam meningkatkan literasi halal, mencetak sumber daya manusia yang kompeten, serta mendukung percepatan sertifikasi halal bagi pelaku usaha, khususnya Usaha Mikro dan Kecil (UMK).

“Melalui kolaborasi ini, kami berharap dapat menghadirkan berbagai program yang tidak hanya memberikan manfaat bagi mahasiswa, tetapi juga bagi masyarakat dan pelaku usaha. Perguruan tinggi memiliki peran penting dalam membangun budaya sadar halal sekaligus menyiapkan generasi yang mampu berkontribusi dalam pengembangan industri halal Indonesia,” ujar Muhammad Faisal.

Sementara itu, Wakil Ketua III STIE Hidayatullah, Rasfiuddin Sabaruddin, menegaskan bahwa kerja sama ini menjadi fondasi penting dalam membangun sinergi antarlembaga yang berkelanjutan.

“Nota kesepahaman ini menjadi pijakan penting untuk memperkuat kerja sama yang berlandaskan profesionalisme, transparansi, dan prinsip-prinsip kemanusiaan universal,” ujar Rasfiuddin.

Dalam ruang lingkup kerja sama tersebut, kedua institusi akan mengembangkan berbagai program kolaboratif, di antaranya seminar dan edukasi halal, pelatihan, penelitian bersama, pengabdian kepada masyarakat, pendampingan sertifikasi halal bagi pelaku usaha, serta kegiatan akademik lainnya yang mendukung pengembangan ekosistem halal.

Melalui kerja sama ini, mahasiswa STIE Hidayatullah juga akan memiliki kesempatan untuk terlibat secara langsung dalam berbagai kegiatan edukasi dan pendampingan halal di masyarakat. Keterlibatan tersebut diharapkan mampu memberikan pengalaman praktis sekaligus memperkuat kompetensi mahasiswa dalam memahami implementasi Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH).

Bagi LP3H Hidayatullah, kolaborasi dengan perguruan tinggi merupakan langkah strategis untuk memperluas jangkauan edukasi halal kepada masyarakat. Kehadiran sivitas akademika sebagai bagian dari gerakan literasi halal diharapkan mampu meningkatkan kesadaran pelaku usaha terhadap pentingnya sertifikasi halal sekaligus mendukung percepatan implementasi kebijakan Jaminan Produk Halal di Indonesia.

Ke depan, LP3H Hidayatullah dan STIE Hidayatullah berkomitmen untuk terus merealisasikan berbagai program kolaboratif yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui sinergi yang berkelanjutan, kedua institusi optimistis dapat berkontribusi dalam membangun ekosistem halal Indonesia yang semakin kuat, inklusif, dan berdaya saing global.

 

 

Ditulis Oleh Ubaidillah Navis

Scroll to Top