LPH Hidayatullah

Perkuat Halal Tourism NTB, LPH Hidayatullah dan Poltekpar Lombok Gelar Kampanye Wajib Halal di Gili Trawangan

 

Foto tim kampanye WHO sedang sosialisasi ke pelaku usaha di Gili Trawangan (5/9/26) | Dok. LPH Hidayatullah

GILI TRAWANGAN — Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) Hidayatullah bekerja sama dengan Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Lombok menggelar aksi kampanye dan sosialisasi Wajib Halal di kawasan destinasi wisata mancanegara Gili Trawangan, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, pada Sabtu (5/9/2026).

Langkah kolaboratif ini bertujuan untuk memperkuat ekosistem wisata ramah muslim (Halal Tuorism) sekaligus memberikan edukasi terkait dengan jaminan kehalalan, keamanan serta kenyamanan bagi wisatawan domestik maupun internasional yang berkunjung ke pulau tersebut.

Kegiatan kampanye menyasar para pelaku usaha kuliner, pengelola restoran, kafe, hingga UMKM lokal yang beroperasi di sepanjang pesisir Gili Trawangan. Tim gabungan memberikan selebaran pamflet, pendampingan teknis, edukasi terkait pentingnya sertifikasi halal, serta alur pendaftaran sertifikasi halal resmi melalui Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).

Perwakilan dari LPH Hidayatullah, Ahmad Sibawaih, menyampaikan bahwa sosialisasi jaminan produk halal di kawasan destinasi populer seperti Gili Trawangan sangat krusial. Selain untuk memenuhi regulasi wajib halal yang diberlakukan pemerintah, sertifikasi halal menjadi standar mutu dan nilai tambah (added value) bagi produk kuliner lokal di mata dunia.

“Dengan adanya kampanye Wajib Halal Oktober ini, kita berharap para pelaku usaha yang ada di Gili Trawangan secara khusus dapat menyadari pentingnya sertifikasi halal bagi produk mereka lalu segera mengurus sertifikasi halalnya melalui LPH Hidayatullah,” ujar Siba sapaan akrabnya.

Senada dengan hal tersebut, pihak Poltekpar Lombok, Supriadi, menegaskan pentingnya keterlibatan perguruan tinggi dan para akademisi dalam mendorong standar pelayanan pariwisata yang ramah muslim sekaligus berkelanjutan. Pendampingan ini diharapkan tidak hanya berhenti pada kampanye seremonial, tetapi berlanjut hingga para pelaku usaha di Gili Trawangan mengantongi sertifikat halal resmi.

“Kami memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan tempat wisata yang betul-betul ramah terhadap wisatawan muslim, baik lokal maupun mancanegara. Kehadiran kami ke sini dalam rangka memberikan edukasi kepada para pelaku usaha agar Lombok dan NTB secara umum menjadi destinasi wisata halal unggulan kelas dunia,” ujar Supriadi

Kehadiran tim kampanye wajib halal secara langsung ini disambut baik oleh para pelaku usaha. Mereka menilai kegiatan ini sangat membantu menjawab kebingungan mereka selama ini tentang syarat dan prosedur pengurusan sertifikasi halal itu sendiri.

Selain tim LPH Hidayatullah dan Poltekpar Lombok, ikut berpartisipasi juga pendamping halal dari LP3H Hidayatullah, Dewan Pengurus Wilayah Hidayatullah Nusa Tenggara Barat, auditor serta anggota Muslimat Hidayatullah Lombok raya.

Scroll to Top