Batam, Kepulauan Riau – Dalam upaya mempercepat implementasi program sertifikasi halal dan memperkuat ekosistem halal di wilayah perbatasan Indonesia, Hidayatullah Kepulauan Riau menggelar Forum Sinergi Kolaborasi Akselerasi Sertifikasi Halal yang mempertemukan unsur pimpinan, amal usaha, badan usaha, dan organisasi pendukung Hidayatullah se-Kepulauan Riau.
Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua LPH Hidayatullah Pusat beserta tim, Ketua Pembina Kampus Utama Batam Ustadz Nursyamsa Hadis, Ketua DPW Hidayatullah Kepulauan Riau beserta jajaran pengurus, Muslimat Hidayatullah, Pemuda Hidayatullah, serta perwakilan amal usaha dan badan usaha Hidayatullah se-Kepulauan Riau.
Forum tersebut menjadi wadah konsolidasi untuk menyatukan langkah seluruh elemen Hidayatullah dalam mendukung percepatan sertifikasi halal, khususnya di Kota Batam sebagai pintu gerbang perdagangan internasional dan pusat pertumbuhan ekonomi Kepulauan Riau.

Dalam sambutannya, Ketua LPH Hidayatullah, Muhammad Faisal, menegaskan bahwa sertifikasi halal bukan hanya bagian dari kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga instrumen strategis untuk meningkatkan daya saing produk, memperkuat kepercayaan konsumen, dan membuka akses pasar yang lebih luas bagi pelaku usaha.
Menurutnya, Kepulauan Riau memiliki posisi yang sangat strategis karena berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia, sehingga penguatan ekosistem halal di wilayah ini dapat memberikan kontribusi besar terhadap pengembangan industri halal nasional.
Forum juga membahas berbagai peluang kolaborasi yang dapat dilakukan oleh jaringan Hidayatullah, mulai dari edukasi halal, pendampingan pelaku usaha, penguatan peran penyelia halal, pengembangan produk unggulan daerah, hingga pembentukan jejaring layanan halal yang menjangkau seluruh kabupaten dan kota di Kepulauan Riau.
Kebutuhan percepatan sertifikasi halal di Kepri dinilai semakin penting seiring meningkatnya kesadaran pelaku usaha terhadap legalitas halal serta berbagai program pemerintah yang mendorong sertifikasi halal UMKM. Berbagai pihak di Kepulauan Riau juga terus memperluas fasilitasi dan pendampingan sertifikasi halal bagi pelaku usaha sebagai bagian dari penguatan ekonomi daerah.
Ketua Pembina Kampus Utama Batam, Ustadz Nursyamsa Hadis, mengajak seluruh keluarga besar Hidayatullah untuk menjadikan gerakan sertifikasi halal sebagai bagian dari dakwah pemberdayaan umat yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Sementara itu, DPW Hidayatullah Kepulauan Riau menyatakan komitmennya untuk mendukung program akselerasi sertifikasi halal melalui sinergi seluruh struktur, amal usaha, dan badan usaha yang berada di bawah naungan Hidayatullah.
Muslimat Hidayatullah dan Pemuda Hidayatullah juga menyatakan kesiapannya untuk mengambil peran dalam edukasi dan sosialisasi halal kepada masyarakat, khususnya pelaku UMKM yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah.
Forum menghasilkan kesepahaman bahwa percepatan sertifikasi halal tidak dapat dilakukan oleh satu lembaga saja, melainkan membutuhkan kolaborasi yang kuat antara lembaga halal, organisasi masyarakat, pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat luas. Karena itu, seluruh peserta berkomitmen membangun gerakan bersama untuk memperluas jangkauan layanan halal di Kepulauan Riau.
Melalui forum sinergi ini, Hidayatullah berharap dapat menghadirkan kontribusi yang lebih besar dalam mewujudkan Kepulauan Riau sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekosistem halal Indonesia, sekaligus mendukung penguatan ekonomi syariah, pemberdayaan UMKM, dan peningkatan daya saing produk halal di pasar nasional maupun internasional.