LPH Hidayatullah

Hidayatullah Halal Festival Jawa Tengah 2026 Perkuat Ekosistem Halal dan Dorong Kemandirian UMKM

Hidayatullah Halal Festival Jawa Tengah 2026 Perkuat Ekosistem Halal dan Dorong Kemandirian UMKM

JAWA TENGAH – Hidayatullah Halal Festival Jawa Tengah 2026 sukses diselenggarakan pada Sabtu (7/11/2026) dengan mengangkat tema “Penguatan Ekosistem Halal dan Kemandirian UMKM Jawa Tengah”. Kegiatan yang dikemas dalam bentuk workshop pengembangan ekosistem halal ini menjadi salah satu upaya memperkuat kolaborasi berbagai pihak dalam mendorong pertumbuhan industri halal, khususnya bagi pelaku UMKM di Jawa Tengah.

Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Suasana kegiatan berlangsung khidmat sebelum memasuki rangkaian sambutan dari para tokoh yang hadir.

Sambutan pertama disampaikan oleh Ketua DPW Hidayatullah Jawa Tengah, Ustaz Ali Subur. Dalam sambutannya, ia memperkenalkan Hidayatullah sebagai organisasi kemasyarakatan yang memiliki jaringan dakwah dan pendidikan luas di Indonesia. Saat ini, Hidayatullah menaungi sekitar 600 pesantren dan tujuh perguruan tinggi, serta memiliki berbagai amal usaha dan badan usaha, di antaranya Baitul Maal Hidayatullah (BMH), Baitut Tamwil Hidayatullah (BTH), Badan Wakaf (BW), SAR, serta Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) Hidayatullah.

Selanjutnya, Wakil Gubernur Jawa Tengah, KH Taj Yasin Maimoen, memberikan sambutan sekaligus membuka secara resmi kegiatan tersebut. Ia menyampaikan apresiasi kepada Hidayatullah dan LPH Hidayatullah atas kontribusi nyata yang telah diberikan kepada masyarakat melalui layanan sertifikasi halal.

Menurutnya, keberadaan lembaga pemeriksa halal memiliki peran penting dalam mendukung masyarakat, khususnya pelaku usaha di Jawa Tengah, untuk memenuhi kebutuhan sertifikasi halal. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, Hidayatullah, dan seluruh elemen masyarakat agar penguatan ekosistem halal dapat berjalan lebih optimal dan memberikan manfaat yang lebih luas.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan talkshow pengembangan ekosistem halal yang menghadirkan tiga narasumber, yakni Muhammad Faisal Thamrin, S.H., S.S., M.H. selaku Ketua LPH Hidayatullah, Totok Sutrisno, S.E., M.M. selaku Direktur Utama Pringsewu Group, serta Ika Efrilia, S.E., M.M. selaku Kepala BPJPH Jawa Tengah. Diskusi tersebut membahas berbagai perspektif mengenai pengembangan industri halal, implementasi sertifikasi halal, serta peluang dan tantangan yang dihadapi pelaku UMKM.

Selain sesi diskusi, festival ini juga menghadirkan sejumlah stan makanan dan produk UMKM yang telah memiliki sertifikat halal. Kehadiran stan tersebut menjadi sarana bagi peserta untuk mengenal lebih dekat produk-produk halal sekaligus memberikan ruang promosi bagi pelaku usaha.

Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam kegiatan ini adalah pemberian fasilitasi sertifikasi halal secara gratis bagi para peserta. Sebanyak 50 kuota sertifikasi halal melalui jalur self declare dan 10 kuota melalui jalur reguler disediakan untuk membantu pelaku UMKM memperoleh sertifikat halal bagi produk mereka.

Melalui Hidayatullah Halal Festival Jawa Tengah 2026, diharapkan kesadaran dan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya sertifikasi halal semakin meningkat. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, lembaga pemeriksa halal, pelaku usaha, dan masyarakat dalam membangun ekosistem halal yang berkelanjutan serta mendorong kemandirian UMKM di Jawa Tengah.

 

 

Ditulis Oleh : Ubaidillah Navis

Scroll to Top